Di setiap persimpangan itu tersimpan sebuah kenangan,ku berlari
mengejar hembusan mentari yang menerobos dedauan jari yang berbelok ke
kiri ku lihat dirimu yang menatapku dengan senyuman manis,ku mendekatmu
dan ku berlari kembali mengikuti rambatan mentari yang kemudian berbelok
ke arah kanan dan ku melihat pantulan sinar yang begitu menakjubkan
yang membuatku tak karuan,begitu indah.Ingin ku menggenggam cahaya itu
dan ku bawa pulang untuk menerangi sela-sela jendela kamarku yang
terlupakan. . . .
Namun,...
Aku,terdiam...
Merenung....
Berfikir...
Rintihan hatiku ingin ku berlari berbalik arah dan berbelok kembli kearah kiri dan kan ku temukan senyuman itu..
Tapi,akankan itu salah???
Ku menatap penuh harap,menatap cahaya nan menderang..Ingin ia
memberiku ijin berbalik kembali namun aku juga ingin menggenggam nya...
Mungkin cahaya itu,akan kutemukan kembali.Tapi,senyuman itu sulit rasanya kutemukan kembali.
(bisik hatiku)
Segera ku berbalik dan ku mencari dimana letak Laki-laki yang
memberikanku senyum yang begitu indah,ku menengok pada semua bagian yang
dapat ku lihat dan ku perhatikan satu-persatu...
Terlihat samar olehku,terlihat ada seseorang yang duduk termenung ku
hampiri nampak raut wajah yang kusut dan ternyata ia yang memberikan
senyuman ku indah tadi..
"Janganlah kou bersedih,karena sekarang kou mempunyai aku,mulai sekarang aku sahabatmu"
sahutku lancang
"Terimakasih.Kou adalah permaisuriku yang Tuhan kirimkan untukku"
Ia,memberikanku senyuman indahnya.Aku terpaku menunduk karena ku
merasa tersanjung akan ucapan yang terlotar dari mulutnya yang
mengembirakanku..
Dia menatapku,dan menggandeng tanganku berjalan menelusuri jalan
sempit,sepi yang kemudian perlahan gelap tak ada nampak cahaya yang ku
temukan.Yang ada suara aneh yang begitu menakutkan,aku merasa ketakutan
entah kemana ia membawaku atau mungkin ia tak mempunyai arah tujuan
sekalipun.Karena,ia hanya berdiam dan menggenggam tanganku dengan erat..
Terbesit rasa penyesalan dalam benakku,..
"Seandainya aku berada di gemerlap cahaya itu mungkin aku tak akan kegelapan dan ketakutan seperti ini"
hatiku resah
#note..
Kesempatan itu langka,dan sebuah kebetulan itu gak ada..
Jika kita menemukan keanggunan saat itu,kemudian berjalan menemukan
keanggunan lagi yang membuat kita menjadi lebih anggun,terus berjalan
lagi sampai kita mendapatkan keanggunan yang luar biasa berarti itulah
keanggunan yang sesungguhnya....
Janganlah sesekali ingin kembali ke masa lalu,karena mungkin masa
itu Indah tapi kita harus optimis bahwa hari esok akan lebih indah.Terus
semangat berjuang,dan membenahi diri menjadi insan yang lebih baik dan
bermanfaat.Jangan pula ingin menjadi orang bodoh yang ingin kembali ke
masa lalu dengan harapan dapat memperbaikinya.Karena,masa lalu mustahil
dapat kita ulangi dan hanya sekarang dan hari esok lah yang kita lalui
dan yang seharusnya kita perbaiki...
Yuk,kita sama membenahi dan memperbaiki dan jadikan jiwa kita jiwa
yang utuh jiwa yang terbebas dari masa lalu yang membodohkan diri kita
sendiri.
Dear
Ame
Tidak ada komentar:
Posting Komentar