Senin, 20 Mei 2013

kerinduan



Bayanganmu datang dengan sejuta tentang kita, semuanya masih terekam utuh pada memori ini, terkadang ku sakit dengan semuanya, namun terkadang ku geli menggingatnya hingga membuatku tersenyum renyah. Diri ini tak kuasa menampik cinta yang telah tak ada, rasa ini tidaklah serta merta hilang dalam sanubari bahkan masih sangat melekat kokoh. Bukan ku yang mau, tapi karena ku terbatas, terbatas karena ku tak mammpu melupakanmu.
Ingin kuteriak kencang memanggilmu dan memintamu untuk bersikap lembut dan mengatakan ucapan-ucapan sayang yang melekat pada hati yang mana dulu enngkau pernah melakukan sebelumnya.
Aku merindukanmu, sungguh. Tapi, semuanya telah berakhir. Tak ada lagi cinta diantara kita hanyalah kenangan yang mengigkis perih dan melekat membawaku pada lamunan yang tidak seharusnya adan dalam pikiran ini.
Aku perempuan bernaluri merasa masih memilikimu di saat ada orang yang memanggilku dengan sebutan bagian dari keluargamu. Ternyata engkau begitu sempurna dan lemah untuk aku miliki. Tapi rasa ini enggan beranjak, aku masih mengharapkanmu tapi di satu sisi walaupun engkau kembali aku tak akan membawamu masuk dalam hidupku.
Entahlah...
Sebenarnya, apa yang saya mau, apa semua ini hanyah ego semata?

Tidak ada komentar:

Posting Komentar