AKU ANAK SIAPA?
Pertanyaan
aku anak siapa sebenarnya adalah sebuah
kalimat Tanya yang sangat sederhana dengan hanya memiliki 3 unsur kata
saja. Tapi, kalimat Tanya ini membuat saya bingung bahkan nyaris aku tak dapat
menjawabnya. Sesekali aku berpikir dan bertanya-tanya tentang kehidupan ini,
tentang kehidupan ini, tentang apa yang terjadi dalam kehidupan ini. Aku selalu
mempertanyakan identitas ini bahwa aku siapa dan anak siapa. Sesekali saya
mencoba menjawab pertanyaan itu yang selama ini menjadi beban dalam benakku
sampai saatnya saya merenung dan mencoba mengenali diri ini.
Aku seorang anak
perempuan dari seorang ayah yang sangat bijaksana dan seorang ibu yang sangat
lembut. Dengan sikap ayah yang bijaksana dan sifat ibu yang begitu lembut.
Mereka selalu membangun dan menumbuhkan karakter positif dalam hidupku, mereka
mengajarkanku banyak hal mulai dari cara bermain kala aku masih kecil sampai
saatnya sekarang saya menjadi mahasiswa di sebuah pereguruan tinggi. aku
memiliki dua orang kakak, yang pertama dia adal;ah seorang laki-laki nan
bijaksana, sikapnya lebih seperti ayah, namun fisiknya lebih mirip dengan ibu
meskipun dia seorang laki-laki ia mempunyai rambut lurus dan berkulit putih
dengan hidung sedikit pesek. Kemudian kaka yang kedua dia adalah seorang
perempan yang sangat ceria dan enerjik. Dia juga memiliki sifat seperti ayah
layaknya kakak pertama namun dia sedikit manja dan lembut seperti ibu, matanya
bulat dan coklat, putih dan mampunyai rambut yang hitam serta lebat layaknya
ibu. Sedangkan aku , aku tak tau mirip siapa tapi kebanyakan orang bilang bahwa
aku mpirip dengan ibuku, namun aku tak merasa seperti itu karena aku pikir
bahwa kami memiliki perbedaan yang jauh, perbedaan itu mulai dari sifat,
prilaku serta fisik. Begitu pula dengan ayah. Lalu aku mirip dengan siapa ?
Sebenarnya aturan
yang sering berlaku ialah bahwa seorang anak atau keturunan akan menyerupai
orangtuanya seperti dijelaskan dalam ilmu biologi bahwa selalu ada kemiripan
diantara keluarga sebagai penerus sifat dari satu generasi kegenerasi
berikutnya yang sering disebut dengan istilah hereditas. Akan tetapi, seorang
anak laki-laki dan perempuan bukan merupakan salinan identik dari orang tuanya
maupun saudar-saudaranya. Selain kemiripan yang terwariskan terdapat pula
variasi. Saya pernah melihat seorang wanita dengan rambut ungu kemudian saya
menyimpulkan bahwa dia tak mungkun mewarisi warna rambut yang terang itu dari
orangtuanya. Disadari maupun tidak saya tel;h mentransformasi pengamatan warna
rambut dan ciri-ciri lain ke daftar variasi yang saya temukan secara alamiah
pada manusia. Mungkin karena terdapat macam-macam variasi dapat ditemakan mata
berwarna coklat, biru,hijau , maupun abu-abu. Dengan rambut hitam, coklat
pirang atau pirang. Mungkin ini hanya sebagian contoh variasi yang dapat saya
amati pada individu-individu dalam suatu populasi. Prinsip-prinsip genetic
tersebut, adanya hal-hal yang mendasar yang menyebabkan pewarisan sifat-sifat
yang bermacam-macam dari satu individu ke individu lain.
Penjelasan tentang
hereditas yang paling banyak dianut orang pada abad 18 ialah hipotesis
percampuran akan tetapi hipotesis tersebut tidak dapat menjelaskan berbagai
phenomena-penomena perwarisan sifat. Misalnya sifat yang muncul kembali setelah
melompati satu generasi tersebut. Alternatif dari model percampuran adalah
hipotesis pewarisan sifat partikulat yaitu gagasan tentang gen yang mana orang
tua mewariskan unit diskret yang terwariskan gen yang tetap beridentitas
terpisah dalam keturunan. Kumpulan gen organism lebih mirip dengan setumpuk
kartu daripada seember cat seperti bermain kartu, gen dapat dikocok dan
dibagikan dari generasi kegenerasi dalam bentuk yang utuh. Dari penjelasan ini
apakah perbedaan yang melekat pada diri ini hanyalah bagian dari variasi
tersebut ? Tapi, apakah perbedaan golongan darah yang mengalir dalam tubuh ini juga
adalah sebagian dari variasi ?
Sebenarnya aku
memiliki ayah dengan golongan darah A dan Ibu bergolongan darah B . sedangkan
kakakku yang pertama bergolongan darah A dan kakakku yang kedua bergolongan
darah AB namun aku memiliki golongan darah O. Pada awalnya aku merasa bahwa aku
sedikit berbeda dengan yang lain namun setelah aku mencari informasi dan mempelajari
ilmu genetika dan diteliti ternyata memang perkawinan antara individu yang
memiliki darah A dan B dapat
menghasilkan keturunan dengan golongan darah A, B, AB dan O. seperti dijelaskan
pada table dibawah ini.
Hubungan antara fenotipe goolongan darah
sistem A,B,O Genotipe dan kemungkinan macam gamet
|
Fenotipe golongan darah
|
Genotipe
|
Kemungkinan macam sel gamet
|
|
A
|
IAIA,IAIO
|
IA,IO
|
|
B
|
IBIB,IBIO
|
IB,IO
|
|
AB
|
IAIB
|
IA,IB
|
|
O
|
IOIO
|
IO
|
|
4 macam
|
6 macam
|
3 macam
|
Golongan darah orang tua dan kemungkinan atau
tidak mungkin pada golongan darah anak-anaknya
|
Fenotipe golongan darah orang tua
|
Kemungkinan golongan darah anak-anaknya
|
Golongan darah yang tidak mungkin ada
|
|
OXO
|
O
|
A,B,AB
|
|
OXA
|
A,O
|
B,AB
|
|
OXB
|
O,B
|
A,AB
|
|
OXAB
|
A,B
|
O,AB
|
|
AXA
|
A,O
|
B,AB
|
|
AXB
|
A,B,AB,O
|
-
|
|
AXAB
|
A,B,AB
|
O
|
|
BXB
|
B,O
|
A,AB
|
|
BXAB
|
A,B,AB
|
O
|
|
ABXAB
|
A,B,AB
|
O
|
Dari penjelasan table
di atas, saya dapat menyimpulkan bahwa golongan darah A apabila menikah dengan
golongan darah B akan menghasilkan keturunan dengan golongan darah A,B.AB dan
kemungkanan O. saya merasa lega setelah mengetahui penjelasan-penjelasan ini
karena dapat meleburkan kebimbangan-kebimbangan yang selama ini menguras otak kananku
sehingga adanya rasa kecurigaan terhadap kedua orangtuaku. Dan sekarang aku
mengetahuinya bahwa perbedaan yang nampak pada benuk fisikku tak lain adalah
bagian dari variasi induk yang di turunkan terhadap keturunan berikutnya.
Namun, pewarisan sifat hereditas dapat pula berupa cacat dan penyakit, cacat
dan penyakit menurun ini tidak bisa menurun namun tak dapat disembuhkan. Contohnya
homopili, albino, buta warna, dan cacat pada jari kaki dan tangan.
Cacat pada jari
tangan dan kaki ini Nampak pada penderita polidaktili yaitu mempunyai jari
lebih atau tambahan jari pada satu atau dua tangan dan kakinya, tempat
tambahannya yaitu di dekat kelingking. Polidaktili diwariskan orangtua kepada
anak-anaknya melalui gen autosom dominan. Nampak pada perkawinan berikut.
P) pp > < Pp
Ibu carier bapak polidaktili
P
F1) Pp
= polidaktili = 50%
Pp = normal = 50%
Penderita
brakhidaktili memiliki ruas-ruas tulang jari pendek, sehingga jari-jari tangan dan
kaki pendek. Brakhidakliti dikendalikan oleh gen dominan yang dalam keadaan
homozigot bersifat letal, sedangkan dalam keadaan heterozigot menderita brakhidakliti,
dan untuk orang yang normal memiliki genotype homozigot resesif.
Dalam
pembahasan ini. Maka ilmu genetika dapat digunakan di berbagai bidang yaitu
pertanian, peternakan dan kesehatan. Di bidang kesehatan, ilmu genetika banyak
digunakan untuk mendiagnosis suatu penyakit, dapat mencegah timbulnya penyakit
menurun, dan mengobati suatu penyakit. Dengandemikian, penyakit menurun dapat
dicegah serta kelainan-kelainan bawaan dapat dihindari. Ilmu genetika juga
dapat digunakan untuk mengetahui golongan darah dan mengetahui
penyakit-penyakit yang menurun, sehingga dapat digunakan untuk mencegah
perkawinan yang mempunyai hubungan keluarga guna menghindari munculnya penyakit
menurun.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar