Perjalanan adalah lembayung kenangan yang menorehkan luka dan
pilu, senang dan bahagia. Perjalanan tak luput akan hadirnya waktu yang
mengingatkan kita akan seberapa lama kita menempuh perjalanan.
Perjalanan bukanlah semata-mata penuntut kehidupan tapi perjalanan
adalah sebuah keharusan. Bukan lagi mempertanyakan kemana dan dengan
siapa? Akan tetapi, ini adalah kehidupan dimanapun kita, kemanapun kita,
dan dengan siapapun kita. Tak ada gunanya kita mempermasalahkan itu
karena perjalananmu n kehidupanmu adalah ditentukan oleh langkahmu.
Banyak hal, yang tersembunyi di balik penjara kenistaan, entah itu
apa yang disembunyikan? Ku hanya melihat dari belakang pintu dan
berharap semuanya baik-baik saja. Itu harapanku, meski ku tau ini semua
membuatku ragu, buatku pilu. Hingga menorehkan keganjalan dan keganjilan
hati bukan karena dengan tetesan itu, tapi karena ku ikut merasakan.
Bukan ku egois yang hanya menuntut egoku untuk membela tapi ini adalah
sebuah kenyataan pahit yang mungkin harus semua alami. Seharusnya ini
bukanlah sebuah kesalahan yang terlalu rumit, ini hanyalah
kesalahpahaman saja.
Langkahku, tak akan ku hentikan hanya dengan berbagai kekecewaan
yang ada, perjalananku masih begitu panjang meski ku tak tau langkah ini
akan ku bawa. Dengan hembusan napas yang panjang lalu memejamkan mata
dan berdoa "ya Allah, lindungilah aku dan lancarkan semua perjalanan
baikku". Ingin kumeneteskan air mata dan berlari. Pergi menghindar dan
menjauh. Akan tetapi apakah kehidupan baruku nanti akan lebih baik??
Entahlah...
Tidak ada komentar:
Posting Komentar