Jumat, 31 Mei 2013

UAS

Terkadang semuanya menjelma
Terkadang semuanya hanya saja menjadi banyangan
Namun
Semuanya seakan hilang, dan menjelma menjadi menakutkan
Bukankah, semuanya hanyalah bagian dari proses
Proses akan embun pagi yang menunjukan jalannya
Jalan menuju pada cahaya
Yang enggan menunjukan jalannya
Aku
Aku berusaha pada angannya
Asa seakan menjelma nyata
Aku mempunyai segudang harapan
Untuk memilikinya
Meskipun sukar
Akan kuperjuangkan demi asaku

Ada rasa kagum dan bangga
Memerangi kertas hijau muda
Meski semuanya menjadikan batang-batang dan menjaring
Hanya saja, aku merasa bangga,,,,

Senin, 20 Mei 2013

move on

Masih ku merasakan bingung sendiri ketika aku harus memilih, ketika aku harus berusaha,dan berjuang .Ketika itu, hanyalah arus dan bisikan hati yang memotivasi.Namun,terkadang hanya itu saja tidak lah cukup untuk membuat diri kita beruntung. .
Ketika ku merasakan terjatuh yang nampak dalam pikiran ku ternyata ini adalah salahku karena aku, sangat jauh sempurna berjuang maksimal,belum melaksanakan nya sungguh-sungguh mungkin karena hati dan pikiran ku yang tak menentu masih terbawa arus ego sampai logika dan komitmen hampir tidaknya berlaku,masih banyak nya dari diri ini yang harus dibenahi mulai dari kedekatanku dengan Allah swt,ucpanku yang mungkin banyak menyinggung, tingkah yg membuat orang tidaklah nyaman. .
Move on, untuk membenahinya ,sucikan hati,bersihkan jiwa,perbaiki diri sebaik-baiknya agar senantiasa Allah mempersiapkan hal yang terbaik pula untukku,buang rasa ketergantungan terhadap orang lain biarlah mereka berpendapat akan tetapi diri kita yang menentukan, dan anggaplah orang lain adalah musuh selain diri kita sendiri. Percaya,yakin bahwa sesungguhnya keputusan kitalah yang terbaik buat diri kita,karena hanya itu yang dapat melapangkan dada, mengikhlaskan hati jika seandainya hal buruk terjadi. Masalah adalah realita, jangan sesekali mempermaslahkan masalah akan tetapi selesaikan masalah selagi ia masih kecil sebelum ia membuat mumet dalam hidup kita. Welcome masalah, mencoba menyelesaikan dengan tangan terbuka.Karena hidup di landa masalah itu biasa, namun kita harus pandai menyelesaikan nya. . .

#semangat. .

Lupakan "ITU"

Di setiap persimpangan itu tersimpan sebuah kenangan,ku berlari mengejar hembusan mentari yang menerobos dedauan jari yang berbelok ke kiri ku lihat dirimu yang menatapku dengan senyuman manis,ku mendekatmu dan ku berlari kembali mengikuti rambatan mentari yang kemudian berbelok ke arah kanan dan ku melihat pantulan sinar yang begitu menakjubkan yang membuatku tak karuan,begitu indah.Ingin ku menggenggam cahaya itu dan ku bawa pulang untuk menerangi sela-sela jendela kamarku yang terlupakan. . . .

Namun,...

Aku,terdiam...
Merenung....
Berfikir...
Rintihan hatiku ingin ku berlari berbalik arah dan berbelok kembli kearah kiri dan kan ku temukan senyuman itu..

Tapi,akankan itu salah???

Ku menatap penuh harap,menatap cahaya nan menderang..Ingin ia memberiku ijin berbalik kembali namun aku juga ingin menggenggam nya...

Mungkin cahaya itu,akan kutemukan kembali.Tapi,senyuman itu sulit rasanya kutemukan kembali.
(bisik hatiku)

Segera ku berbalik dan ku mencari dimana letak Laki-laki yang memberikanku senyum yang begitu indah,ku menengok pada semua bagian yang dapat ku lihat dan ku perhatikan satu-persatu...
Terlihat samar olehku,terlihat ada seseorang yang duduk termenung ku hampiri nampak raut wajah yang kusut dan ternyata ia yang memberikan senyuman ku indah tadi..

"Janganlah kou bersedih,karena sekarang kou mempunyai aku,mulai sekarang aku sahabatmu"
sahutku lancang

"Terimakasih.Kou adalah permaisuriku yang Tuhan kirimkan untukku"

Ia,memberikanku senyuman indahnya.Aku terpaku menunduk karena ku merasa tersanjung akan ucapan yang terlotar dari mulutnya yang mengembirakanku..
Dia menatapku,dan menggandeng tanganku berjalan menelusuri jalan sempit,sepi yang kemudian perlahan gelap tak ada nampak cahaya yang ku temukan.Yang ada suara aneh yang begitu menakutkan,aku merasa ketakutan entah kemana ia membawaku atau mungkin ia tak mempunyai arah tujuan sekalipun.Karena,ia hanya berdiam dan menggenggam tanganku dengan erat..

Terbesit rasa penyesalan dalam benakku,..

"Seandainya aku berada di gemerlap cahaya itu mungkin aku tak akan kegelapan dan ketakutan seperti ini"
hatiku resah

#note..

Kesempatan itu langka,dan sebuah kebetulan itu gak ada..

Jika kita menemukan keanggunan saat itu,kemudian berjalan menemukan keanggunan lagi yang membuat kita menjadi lebih anggun,terus berjalan lagi sampai kita mendapatkan keanggunan yang luar biasa berarti itulah keanggunan yang sesungguhnya....

Janganlah sesekali ingin kembali ke masa lalu,karena mungkin masa itu Indah tapi kita harus optimis bahwa hari esok akan lebih indah.Terus semangat berjuang,dan membenahi diri menjadi insan yang lebih baik dan bermanfaat.Jangan pula ingin menjadi orang bodoh yang ingin kembali ke masa lalu dengan harapan dapat memperbaikinya.Karena,masa lalu mustahil dapat kita ulangi dan hanya sekarang dan hari esok lah yang kita lalui dan yang seharusnya kita perbaiki...
Yuk,kita sama membenahi dan memperbaiki dan jadikan jiwa kita jiwa yang utuh jiwa yang terbebas dari masa lalu yang membodohkan diri kita sendiri. 


Dear
Ame

olalala

Mungkin ini adalah sebuah pilihan hidup,dimana kita dapat menentukan, menemukan, mencari, menuntut,dan mengharuskan hidup seperti apa. Kehidupan ini tak lepas dari kata masalalu dimana ia menjadi bingkai keindahan dalam hidup kita ataupun malah sebaliknya dapat membawa efek buruk terhadap kita. Apapun namanya, baik atau buruk. Masalalu itu indah, MASA itu mungkin kejadian lucu, sedih, kecewa, menangis, bahagia atau bahkan terpuruk sekalipun. Dimana sekarang hanyalah tinggal kenangan, merindukan saat itu dapat terulang lagi di lain waktu. Kerinduanku terhadapnya bukan karena aku jauh darinya tapi karena ku mengingat ribuan kenangan bersamanya. Semua itu terasa berarti setelah pada saatnya hanya dapat dilakukan untuk mengenangnya saja. Bukan karena ku berharap lebih, akan tetapi ku merasa benci kenapa aku tak pernah lupa denganmu, namun kelemahan dan kesadaranku menegur dan slalu memarahi mencaciku apabila ku bermain-main dengan kenangan....
Knangan mana kenangan,siapa,siapa dia orangnya!ahahay. .

20 mei 2013

Perjalanan adalah lembayung kenangan yang menorehkan luka dan pilu, senang dan bahagia. Perjalanan tak luput akan hadirnya waktu yang mengingatkan kita akan seberapa lama kita menempuh perjalanan. Perjalanan bukanlah semata-mata penuntut kehidupan tapi perjalanan adalah sebuah keharusan. Bukan lagi mempertanyakan kemana dan dengan siapa? Akan tetapi, ini adalah kehidupan dimanapun kita, kemanapun kita, dan dengan siapapun kita. Tak ada gunanya kita mempermasalahkan itu karena perjalananmu n kehidupanmu adalah ditentukan oleh langkahmu.

Banyak hal, yang tersembunyi di balik penjara kenistaan, entah itu apa yang disembunyikan? Ku hanya melihat dari belakang pintu dan berharap semuanya baik-baik saja. Itu harapanku, meski ku tau ini semua membuatku ragu, buatku pilu. Hingga menorehkan keganjalan dan keganjilan hati bukan karena dengan tetesan itu, tapi karena ku ikut merasakan. Bukan ku egois yang hanya menuntut egoku untuk membela tapi ini adalah sebuah kenyataan pahit yang mungkin harus semua alami. Seharusnya ini bukanlah sebuah kesalahan yang terlalu rumit, ini hanyalah kesalahpahaman saja.

Langkahku, tak akan ku hentikan hanya dengan berbagai kekecewaan yang ada, perjalananku masih begitu panjang meski ku tak tau langkah ini akan ku bawa. Dengan hembusan napas yang panjang lalu memejamkan mata dan berdoa "ya Allah, lindungilah aku dan lancarkan semua perjalanan baikku". Ingin kumeneteskan air mata dan berlari. Pergi menghindar dan menjauh. Akan tetapi apakah kehidupan baruku nanti akan lebih baik??
Entahlah...

Aku anak siapa?



AKU ANAK SIAPA?
            Pertanyaan aku anak siapa sebenarnya adalah sebuah  kalimat Tanya yang sangat sederhana dengan hanya memiliki 3 unsur kata saja. Tapi, kalimat Tanya ini membuat saya bingung bahkan nyaris aku tak dapat menjawabnya. Sesekali aku berpikir dan bertanya-tanya tentang kehidupan ini, tentang kehidupan ini, tentang apa yang terjadi dalam kehidupan ini. Aku selalu mempertanyakan identitas ini bahwa aku siapa dan anak siapa. Sesekali saya mencoba menjawab pertanyaan itu yang selama ini menjadi beban dalam benakku sampai saatnya saya merenung dan mencoba mengenali diri ini.
Aku seorang anak perempuan dari seorang ayah yang sangat bijaksana dan seorang ibu yang sangat lembut. Dengan sikap ayah yang bijaksana dan sifat ibu yang begitu lembut. Mereka selalu membangun dan menumbuhkan karakter positif dalam hidupku, mereka mengajarkanku banyak hal mulai dari cara bermain kala aku masih kecil sampai saatnya sekarang saya menjadi mahasiswa di sebuah pereguruan tinggi. aku memiliki dua orang kakak, yang pertama dia adal;ah seorang laki-laki nan bijaksana, sikapnya lebih seperti ayah, namun fisiknya lebih mirip dengan ibu meskipun dia seorang laki-laki ia mempunyai rambut lurus dan berkulit putih dengan hidung sedikit pesek. Kemudian kaka yang kedua dia adalah seorang perempan yang sangat ceria dan enerjik. Dia juga memiliki sifat seperti ayah layaknya kakak pertama namun dia sedikit manja dan lembut seperti ibu, matanya bulat dan coklat, putih dan mampunyai rambut yang hitam serta lebat layaknya ibu. Sedangkan aku , aku tak tau mirip siapa tapi kebanyakan orang bilang bahwa aku mpirip dengan ibuku, namun aku tak merasa seperti itu karena aku pikir bahwa kami memiliki perbedaan yang jauh, perbedaan itu mulai dari sifat, prilaku serta fisik. Begitu pula dengan ayah. Lalu aku mirip dengan siapa ?
Sebenarnya aturan yang sering berlaku ialah bahwa seorang anak atau keturunan akan menyerupai orangtuanya seperti dijelaskan dalam ilmu biologi bahwa selalu ada kemiripan diantara keluarga sebagai penerus sifat dari satu generasi kegenerasi berikutnya yang sering disebut dengan istilah hereditas. Akan tetapi, seorang anak laki-laki dan perempuan bukan merupakan salinan identik dari orang tuanya maupun saudar-saudaranya. Selain kemiripan yang terwariskan terdapat pula variasi. Saya pernah melihat seorang wanita dengan rambut ungu kemudian saya menyimpulkan bahwa dia tak mungkun mewarisi warna rambut yang terang itu dari orangtuanya. Disadari maupun tidak saya tel;h mentransformasi pengamatan warna rambut dan ciri-ciri lain ke daftar variasi yang saya temukan secara alamiah pada manusia. Mungkin karena terdapat macam-macam variasi dapat ditemakan mata berwarna coklat, biru,hijau , maupun abu-abu. Dengan rambut hitam, coklat pirang atau pirang. Mungkin ini hanya sebagian contoh variasi yang dapat saya amati pada individu-individu dalam suatu populasi. Prinsip-prinsip genetic tersebut, adanya hal-hal yang mendasar yang menyebabkan pewarisan sifat-sifat yang bermacam-macam dari satu individu ke individu lain.
Penjelasan tentang hereditas yang paling banyak dianut orang pada abad 18 ialah hipotesis percampuran akan tetapi hipotesis tersebut tidak dapat menjelaskan berbagai phenomena-penomena perwarisan sifat. Misalnya sifat yang muncul kembali setelah melompati satu generasi tersebut. Alternatif dari model percampuran adalah hipotesis pewarisan sifat partikulat yaitu gagasan tentang gen yang mana orang tua mewariskan unit diskret yang terwariskan gen yang tetap beridentitas terpisah dalam keturunan. Kumpulan gen organism lebih mirip dengan setumpuk kartu daripada seember cat seperti bermain kartu, gen dapat dikocok dan dibagikan dari generasi kegenerasi dalam bentuk yang utuh. Dari penjelasan ini apakah perbedaan yang melekat pada diri ini hanyalah bagian dari variasi tersebut ? Tapi, apakah perbedaan golongan darah yang mengalir dalam tubuh ini juga adalah sebagian dari variasi ?
Sebenarnya aku memiliki ayah dengan golongan darah A dan Ibu bergolongan darah B . sedangkan kakakku yang pertama bergolongan darah A dan kakakku yang kedua bergolongan darah AB namun aku memiliki golongan darah O. Pada awalnya aku merasa bahwa aku sedikit berbeda dengan yang lain namun setelah aku mencari informasi dan mempelajari ilmu genetika dan diteliti ternyata memang perkawinan antara individu yang memiliki darah A dan B  dapat menghasilkan keturunan dengan golongan darah A, B, AB dan O. seperti dijelaskan pada table dibawah ini.
Hubungan antara fenotipe goolongan darah sistem A,B,O Genotipe dan kemungkinan macam gamet
Fenotipe golongan darah
Genotipe
Kemungkinan macam sel gamet
A
IAIA,IAIO
IA,IO
B
IBIB,IBIO
IB,IO
AB
IAIB
IA,IB
O
IOIO
IO
4 macam
6 macam
3 macam

Golongan darah orang tua dan kemungkinan atau tidak mungkin pada golongan darah anak-anaknya
Fenotipe golongan darah orang tua
Kemungkinan golongan darah anak-anaknya
Golongan darah yang tidak mungkin ada
OXO
O
A,B,AB
OXA
A,O
B,AB
OXB
O,B
A,AB
OXAB
A,B
O,AB
AXA
A,O
B,AB
AXB
A,B,AB,O
-
AXAB
A,B,AB
O
BXB
B,O
A,AB
BXAB
A,B,AB
O
ABXAB
A,B,AB
O

Dari penjelasan table di atas, saya dapat menyimpulkan bahwa golongan darah A apabila menikah dengan golongan darah B akan menghasilkan keturunan dengan golongan darah A,B.AB dan kemungkanan O. saya merasa lega setelah mengetahui penjelasan-penjelasan ini karena dapat meleburkan kebimbangan-kebimbangan yang selama ini menguras otak kananku sehingga adanya rasa kecurigaan terhadap kedua orangtuaku. Dan sekarang aku mengetahuinya bahwa perbedaan yang nampak pada benuk fisikku tak lain adalah bagian dari variasi induk yang di turunkan terhadap keturunan berikutnya. Namun, pewarisan sifat hereditas dapat pula berupa cacat dan penyakit, cacat dan penyakit menurun ini tidak bisa menurun namun tak dapat disembuhkan. Contohnya homopili, albino, buta warna, dan cacat pada jari kaki dan tangan.
Cacat pada jari tangan dan kaki ini Nampak pada penderita polidaktili yaitu mempunyai jari lebih atau tambahan jari pada satu atau dua tangan dan kakinya, tempat tambahannya yaitu di dekat kelingking. Polidaktili diwariskan orangtua kepada anak-anaknya melalui gen autosom dominan. Nampak pada perkawinan berikut.
P)       pp       > <          Pp
Ibu carier       bapak polidaktili
     p
G) p
                                                  P
F1) Pp = polidaktili = 50%
Pp = normal = 50%
Penderita brakhidaktili memiliki ruas-ruas tulang jari pendek, sehingga jari-jari tangan dan kaki pendek. Brakhidakliti dikendalikan oleh gen dominan yang dalam keadaan homozigot bersifat letal, sedangkan dalam keadaan heterozigot menderita brakhidakliti, dan untuk orang yang normal memiliki genotype homozigot resesif.
            Dalam pembahasan ini. Maka ilmu genetika dapat digunakan di berbagai bidang yaitu pertanian, peternakan dan kesehatan. Di bidang kesehatan, ilmu genetika banyak digunakan untuk mendiagnosis suatu penyakit, dapat mencegah timbulnya penyakit menurun, dan mengobati suatu penyakit. Dengandemikian, penyakit menurun dapat dicegah serta kelainan-kelainan bawaan dapat dihindari. Ilmu genetika juga dapat digunakan untuk mengetahui golongan darah dan mengetahui penyakit-penyakit yang menurun, sehingga dapat digunakan untuk mencegah perkawinan yang mempunyai hubungan keluarga guna menghindari munculnya penyakit menurun.

kerinduan



Bayanganmu datang dengan sejuta tentang kita, semuanya masih terekam utuh pada memori ini, terkadang ku sakit dengan semuanya, namun terkadang ku geli menggingatnya hingga membuatku tersenyum renyah. Diri ini tak kuasa menampik cinta yang telah tak ada, rasa ini tidaklah serta merta hilang dalam sanubari bahkan masih sangat melekat kokoh. Bukan ku yang mau, tapi karena ku terbatas, terbatas karena ku tak mammpu melupakanmu.
Ingin kuteriak kencang memanggilmu dan memintamu untuk bersikap lembut dan mengatakan ucapan-ucapan sayang yang melekat pada hati yang mana dulu enngkau pernah melakukan sebelumnya.
Aku merindukanmu, sungguh. Tapi, semuanya telah berakhir. Tak ada lagi cinta diantara kita hanyalah kenangan yang mengigkis perih dan melekat membawaku pada lamunan yang tidak seharusnya adan dalam pikiran ini.
Aku perempuan bernaluri merasa masih memilikimu di saat ada orang yang memanggilku dengan sebutan bagian dari keluargamu. Ternyata engkau begitu sempurna dan lemah untuk aku miliki. Tapi rasa ini enggan beranjak, aku masih mengharapkanmu tapi di satu sisi walaupun engkau kembali aku tak akan membawamu masuk dalam hidupku.
Entahlah...
Sebenarnya, apa yang saya mau, apa semua ini hanyah ego semata?